Aceh dan Kopi
Jika anda sesekali datang ke Aceh, sudah tidak heran lagi jika anda akan menemukan kedai kopi disetiap sudutnya. Karena kebiasaan masyarakat Aceh adalah ngopi, ngopi, mengopi. Mungkin di kota metropolitan seperti Medan, Jakarta, dan Bandung, cafe atau clubbing menjadi tempet nangkring anak muda saat ini. Berbeda dengan di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), anak muda di sini biasanya ngumpul bersama komunitas mereka di kedai kopi.
Mungkin anda berpikir, kaum muda Aceh kelihatan kampungan dengan kedai kopi sebagai tempat tongkrongan mereka. Jangan salah paham dulu, justru di sini lah kaum muda Aceh bertukar informasi tentang pengalaman mereka pada hari itu dan sharing informasi – informasi penting di sini.
Satu hal yang menarik dari kedai kopi Aceh, disetiap kedai kopi Aceh pada umumnya difasilitasi oleh fasilitas wifi, membuat kaum muda Aceh gampang mengakses informasi terkini dari dunia luar Aceh. Sebut saja, tempat favorit saya bersama parte (komunitas) saya ialah Black and White Rumoh Kupi, The Palace, Solong, Taupik Lamdingin, helshinsky, Dhapu Kupi, dsb.
Untuk rokok, menurut saya untuk urusan ini, masyarakat Aceh tergolong high Class. Kebiasaan di sini, kami menghisap Djarum Black Menthol, Dji Sam Soe premium, Marlboro, Djarum Black Slimz, dan rokok high class lainnya. jadi jangan heran jika suatu saat anda akan diajak ke kedai kopi ketika anda mengunjungi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan jangan terkejut dengan gaya merokok rakyat Aceh.
” Jika blog atau artikel ini bermanfaat untuk anda, silahkan berlangganan RSS Feed atau Via email. Gratis “
Related posts:

Tweet This
Share on Facebook
Digg This
Save to delicious
Stumble it
RSS Feed
Blog yang mantap, pantas tuk ikut lomba
Thanks a bunch